Follower

Tag Name

My Article

Link Seputar Kampus

From This Blog Only!

Rubic's Cube

Chit-Chat

Tampilkan postingan dengan label Hardware_Only. Tampilkan semua postingan

Berhubung saya sedang pusing memikirkan tugas kuliah yang tidak jelas disuruh apa, lebih baik saya membuat artikel ini. Seperti yang sudah saya jelaskan tentang cara membuat peer to peer ad hoc pada postingan sebelumnya, maka saya akan mencoba memberikan cara untuk berbagi (sharing) koneksi internet via ad hoc khususnya pada windows 7. Seperti biasa, langsung kepokok pembahasan.

1. Pastikan Anda telah terhubung via ad hoc dengan komputer yang mempunyai akses internet. Apabila Anda tidak tahu bagaimana caranya untuk menghubungkan komputer peer to peer ad hoc, Anda terlebih dahulu dapat klik disini untuk membaca artikel saya tentang cara peer to peer ad hoc

2. Apabila sudah terhubung, maka pada komputer server ubah alamat IP address IPv4 menjadi 192.168.1.1, dan komputer lawan menjadi 192.168.1.2. Apabila Anda menanyakan mengapa harus 192.168.xxx.xxx saya kurang tahu, karena saya kurang memahami masalah IP, selain itu karena dari dulu, saya selalu menggunakan IP tersebut untuk berbagi koneksi internet. Mungkin apabila saya sudah paham benar tentang IP, saya akan bahas di blog saya.

3. Pada komputer server, pastikan sudah terkoneksi ke internet

4. Masih pada komputer sever, tekan windows+r yang berfungsi untuk memunculkan kotak dialog run, dan ketikan nslookup atau Anda dapat melakukan dengan cara klik kanan pada modem yang menghubungkan ke internet, kemudian klik status. klik Details. maka akan muncul keterangan yang berhubungan dengan server serta IP server. catatlah IP yang menghubungkan ke server provider.

5. Pada komputer client, buka kembali kotak dialog Internet Protocol Version 4 (IPv4)

6. Pada Default gateway, isikan IP address komputer server yang mempunyai koneksi ke internet

7. Klik option button Use the following DNS server addresses, dan isikan preferred DNS server dengan IP provider yang telah dicatat, dan isikan pula alternate DNS server jika ada.

8. Klik OK.

(Update setelah saya lupa belum memasukan poin penting dibawah ini kedalam artikel ini)

-Update 24 mei 2010-
9. Inilah yang paling penting, masuk kembali ke Network Connections, klik kanan modem Anda yang digunakan untuk mengakses Internet, kemudian Klik Properties.

10. Klik Tab Sharing, dan centangkan pada bagian Allow other network users to connect through this computer's Internet connection, kemudian klik OK..
-Update 24 mei 2010-

Setelah selesai, Anda telah dapat berbagi koneksi ke internet.

Semoga artikel saya dapat membantu Anda dalam berbagi koneksi internet

Apabila tidak bisa, mungkin settingan pada komputer Anda terdapat perbedaan pada settingan komputer saya, karena tutorial yang saya berikan disini sudah saya coba terlebih dahulu dan sudah bisa pada komputer saya.

Mohon maaf apabila terdapat kesalahan informasi pada artikel ini.

Blog For Fun And Knowledge. :D.
Read More... :D

Berhubung sedang malas mengerjakan PI, jadi lebih baik membuat artikel di blog terlebih dahulu. Saat ini saya ingin membahas tentang cara menseting GPRS dan MMS untuk semua operator GSM yang saya ketahui. Seperti biasa, langsung ke pokok permasalahannya.

INDOSAT:
Mentari

Setting GPRS

* Profile Name : INDOSATGPRS
* Homepage URL : http://wap.klub-mentari.com
* IP Address : 10.19.19.19
* Bearer : GPRS
* User Name : indosat
* Password : indosat
* APN : indosatgprs

Setting MMS

* Profile Name : INDOSATMMS
* Connection URL : http://mmsc.indosat.com
* IP Address : 10.19.19.19:8080
* Bearer : GPRS
* User Name : indosat
* Password : indosat
* APN : indosatmms

Matrix

Setting GPRS

* Profile Name : satelindo
* Homepage URL : http://wap.matrix-centro.com
* IP Address : 202.152.162.250
* Bearer : GPRS
* User Name :
* Password :
* APN : satelindogprs.com

Setting MMS

* Profile Name : sat-mms
* Connection URL : http://mmsc.satelindogprs.com
* IP Address : 202.152.162.88
* Bearer : GPRS
* User Name : satmms
* Password : satmms
* APN : mms.satelindogprs.com

IM3

Setting GPRS
(volume based)

* Access Point Name (APN) : indosatgprs
* Username : gprs
* Password : im3
* Gateway IP : 010.019.019.019
* Port : 9201 atau 8080
* Homepage : http://wap.m3-access.com

(time based)

* Access Point Name (APN) : indosatgprs
* Username : indosat@durasi
* Password : indosat@durasi
* Gateway IP : 010.019.019.019
* Port : 9201 atau 8080
* Homepage : http://wap.m3-access.com


Setting MMS

* Data bearer : GPRS
* Access Point Name (APN) : mms.indosat-m3.net
* Username : mms
* Password : im3
* Gateway IP : 010.019.019.020
* Port : 8081
* Homepage : http://mmsc.m3-access.com

Axis

Setting GPRS

* APN : axis
* User Name :AXIS
* Password :123456
* proxy :10.8.3.8
* port :8080
* website :

Setting MMS

* Profile Name : AXISMMS
* Connection URL : http://mms.axisworld.co.id
* APN : Axismms
* User name : AXIS
* Pasword : 123456
* proxy : 10.8.3.8
* port : 8080

3 (Three)

Setting GPRS

* Data Bearer: GPRS
* Access point name: 3gprs
* User name: 3gprs
* Password: 3gprs
* Home: http://wap.three.co.id
* Phone IP Address: Automatic
* Proxy Server Address: 10.4.0.10
* Proxy port number: 3128

Setting MMS

* Connection name: 3mms
* Data bearer: GPRS
* Access point name: 3mms
* User name: 3mms
* Prompt Password: No
* Password: 3mms
* Authentication: Normal
* Gateway IP address: 0.0.0.0
* Homepage: http://mms.three.co.id
* Phone IP address: Automatic
* Primary name server: 0.0.0.0
* Secondary name server: 0.0.0.0
* Proxy server address: 10.4.0.10
* Proxy port number: 3128

Telkomsel (Simpati, AS, Halo)

Setting GPRS

* Connection name: APN Telkomsel
* Data bearer: GPRS
* Access Point Name: telkomsel
* User name: wap
* Prompt password: No
* Password: wap123
* Authentication: Normal
* Homepage: http://wap.telkomsel.com
* Gateway IP address: 010.001.089.130
* Connection security: Off
* Session mode: Permanent

Setting MMS

* Connection Name : APN MMS
* Data Bearer : GPRS
* Access Point Name : mms
* Username : wap
* Prompt Password : No
* Password : wap123
* Authentication : Normal
* Gateway IP address : 10.1.89.150
* Homepage : http://mms.telkomsel.com
* Connection Security : Off
* Session Mode : Permanent

Setting Telkomsel Flash

* Connection Name : TSEL-FLASH
* Data Bearer : GPRS
* Access Point Name : flash
* Username : wap
* Prompt Password : No
* Password : wap123
* Authentication : Normal
* Gateway IP address : 10.1.89.130
* Homepage : http://wap.telkomsel.com
* Connection Security : Off
* Session Mode : Permanent

XL (Jempol, Bebas, XPlor)

Setting GPRS

* Connection name: XL-GPRS
* Data bearer: GPRS
* Access Point Name: www.xlgprs.net
* User name: xlgprs
* Prompt password: No
* Password: proxl
* Authentication: Normal
* Homepage: http://wap.xl.co.id
* Gateway IP address: 202.152.240.050
* Connection security: Off
* Session mode: Permanent

Setting MMS

* Connection Name : XL-MMS
* Data Bearer : GPRS
* Access Point Name : www.xl.mms.net
* Username : xlgprs
* Prompt Password : No
* Password : proxl
* Authentication : Normal
* Proxy address : 202.152.240.50
* Homepage : http://mmc.xl.net.id/sevlets/mms
* Connection Security : Off

Mohon maaf apabila terdapat kesalahan informasi pada artikel ini.

Blog For Fun And Knowledge. :D.

Source: googling...
Read More... :D

Peer to Peer adalah sistem yang tidak hanya "menghubungkan" satu ujung dengan ujung lainnya (dalam hal ini adalah komputer) namun ujung-ujung ini saling berhubungan secara dinamis dan berpartisipasi dalam mengarahkan lalu lintas komunikasi informasi, pemrosesan, dan penugasan pembagian bandwidth yang intensif.

Jaringan peer-to-peer pun mulai banyak digemari ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows for Workgroups, meski sebelumnya sistem operasi MS-DOS (atau IBM PC-DOS) dengan perangkat MS-NET (atau PC-NET) juga dapat digunakan untuk tujuan ini. Karakteristik kunci jaringan tersebut adalah dalam jaringan ini tidak terdapat sebuah server pusat yang mengatur klien-klien, karena memang setiap komputer bertindak sebagai server untuk komputer klien lainnya. Sistem keamanan yang ditawarkan oleh metode ini terbilang lebih rendah dibandingkan dengan metode klien/server dan manajemen terhadapnya pun menjadi relatif lebih rumit.

Peer to Peer / Ad hoc


Sekarang saya ingin memberikan sedikit tutorial bagaimana cara membuat Peer to Peer Wireless LAN pada Sistem Operasi Windows 7 (untuk Windows Vista, sepertinya tidak banyak berbeda).

Alat-alat yang dibutuhkan adalah:
a. 2 notebook/netbook/PC.
b. Wireless modem / wireless card. Biasanya pada notebook atau netbook saat ini sudah dilengkapi dengan WiFi.

Cara:
1. Pastikan modem WiFi Anda sudah terinstall dengan benar.
Cara melihat apakah modem tersebut sudah terinstall dengan benar adalah:
a. klik Start
b. klik Kanan pada Computer dan klik Properties
c. pada jendela System, cari dan klik Device Manager
d. apabila pada bagian Network Adapter masih ada tanda seru, kemungkinan besar modem WiFi Anda belum terinstall dengan benar. Anda dapat melakukan penginstallan ulang modem WiFi Anda.
2. Klik Start -> Control Panel -> Network and Internet -> Network and Sharing Center.
3. Kemudian Klik Manage Wireless Networks.
4. Pada bagian ini, terdapat beberapa opsi untuk dipilih, diantaranya ada Add, Adapter properties, Profile types, dan Network and Sharing Center.
5. Klik Add -> Create an ad hoc network -> next
6. Pada jendela Manually connect to a wireless network, Anda dapat mengisikan sesuai keinginan Anda pada text input yang menunjukan Network name.
7. Pada menu drop down Security type, Anda dapat memilih No authentication apabila Anda memperbolehkan notebook lain yang berada disekitar jaringan Anda masuk tanpa "permisi" terlebih dahulu, atau Anda dapat memilih WEP, sehingga orang yang tidak mengetahui password pada jaringan yang Anda buat tidak dapat masuk tanpa "permisi".
8. Kemudian Anda dapat mensharing data antar komputer atau notebook.
9. Apabila masih belum bisa melakukan transfer data, Anda dapat mensetting sendiri IP address Anda. caranya adalah:
9.1 lakukan cara 2 dan 3. pada no 4, Anda pilih Adapter properties
9.2 Pilih Internet Protocol Version 4, kemudian klik Properties
9.3 Klik Use the following IP address
9.4 Pada bagian IP address, Anda ketikkan : 192.0.0.1, dan pada komputer lawan Anda ketikkan : 192.0.0.2, dan seterusnya.
9.5 Anda cukup menekan tombol Tab pada keyboard, maka Subnet Mask akan terisi dengan sendirinya.
9.6 Klik OK.
10. Untuk melakukan uji coba, Pada Komputer dengan IP address 192.0.0.1 dapat menekan tombol windows + r (untuk membuka run) kemudian ketikkan ping 192.0.0.2. Apabila request time out, maka ada setingan Anda yang salah. Apabila terdapat reply, maka Anda sudah dapat melakukan pentransferan data.

Selamat Mencoba dan Semoga Sukses.

NB: Tutorial-tutorial yang saya berikan di blog saya sudah saya coba sebelumnya. Mohon maaf apabila pembaca tetap tidak bisa setelah melihat tutorial saya. mungkin saja setingan pada komputer pembaca dan saya berbeda.

Mohon maaf apabila terdapat kesalahan informasi pada artikel saya.

Blog For Fun And Knowledge. :D.

Source:
Pengertian: wikipedia.
Read More... :D

Wah, setelah lama saya tidak menulis blog lagi, akhirnya saya sekarang menulis blog lagi. Pada tulisan saya kali ini, saya akan mencoba memberikan sedikit komentar saya tentang handphone china ZTE GC990 yang belum lama ini saya beli. Langsung saja ke pokok permasalahan seperti biasa.



SPESIFIKASI:

-GSM: (900/1800Mhz), CDMA (800Mhz)
-Dual ON, Dual STANDBY
-Bentuk Slim (107mm x 61mm x 12mm)

-Layar 320 x 240 pixels
-Ukuran layar 2,4 inch
-Kedalaman warna 262K

-JAVA application
-Dapat menampung 1.000 SMS (di memori telepon) dengan pembagian: 500
untuk GSM dan 500 untuk CDMA

-MP3 dan Video Player
-Camera 1,3 MP
-QWERTY keypad

-Slot memori microSD (tranflash) = HOT SWAP (tdk perlu mematikan HP jika ingin
mengganti memori eksternal)
-Charger USB mini (universal)
-Kabel data USB
-Slot earphone 3'5 (universal)

-Bluetooth
-FM Radio
-MMS

-Ukuran FONT nyaman di mata karena tidak terlalu kecil


Secara keseluruhan, saya senang memiliki handphone ini, karena dari segi bentuk, menurut saya handphone ini cukup stylish ditambah gambar tribal pada belakang handphone, membuat handphone ini terlihat lebih stylish (walaupun pada gambar tribal tersebut terdapat nama provider CDMA. karena pada awalnya, handphone ini merupakan bundlingan provider tersebut). dan dari segi frekuensi, handphone ini merupakan handphone dual on SIM-UIM (GSM-CDMA) yang mempunyai bentuk seperti Blackberry atau yang biasa disebut "Blackberry wanna be" dimana bentuk handphone ini tidak sama dengan Blackberry, melainkan memiliki bentuk yang mirip dengan Blackberry.

Untuk menulis SMS cukup dimudahkan, karena jarak keypad QWERTY tidak terlalu rapat. selain itu, karakter yang sering digunakan seperti karakter titik dan koma disediakan tombol tersendiri, sehingga tidak perlu menekan FN terlebih dahulu. dan disediakan pula tombol shortcut untuk menggunakan akses internet dan akses kamera, sehingga ketika Anda ingin menggunakan kamera, Anda tidak perlu masuk ke MENU terlebih dahulu.

Kamera 1.3MP ini bukan hanya hoax seperti handphone saingannya pada umumnya, melainkan kamera ini memang real 1.3MP.

Handphone ini sudah dapat menggunakan Bluetooth Stereo Headset atau yang biasa disebut dengan fasilitas A2DP (walaupun saya belum pernah mencoba menggunakannya).

Pada MENU, ditampilkan shortcut ke Opera mini, MSN, Facebook, Twitter, Yahoo dan google search. dan menu handphone ini menggunakan background hitam, dan ikon seperti ikon IPhone, sehingga tampilan menu mirip seperti IPhone.

Handphone inipun dapat merubah gambar power on dan power off dengan gambar pilihan kita sendiri, sehingga handphone kita dapat lebih terlihat bagus.

Handphone ini menyediakan fasilitas untuk memilih kartu sim apa yang ingin dinyalakan, apakah hanya SIM, atau hanya UIM, ataupun kedua-duanya on dan kedua-duanya off (flight mode)

Dari pengamatan percobaan saya, dengan menggunakan memori 4GB, kinerja handphone terlihat sama (tidak lebih lambat) dibandingkan dengan menggunakan memori 2GB, 1GB, ataupun tidak menggunakan memori eksternal. sehingga menurut saya, handphone ini dapat menggunakan memori eksternal lebih dari 4GB, dan dapat digunakan sebagai modem maupun USB storage dengan memori eksternal yang cukup besar.

Kelemahan yang saya ketahui dari handphone ini terletak pada kinerja standar handphone yang terlihat "sedikit lambat". Dalam aplikasi JAVA, dimana waktu untuk membuka aplikasi seperti opera mini yang telah disediakan oleh handphone ini cukup lama. ringtone SMS pada handphone ini tidak dapat diganti dengan ringtone yang Anda inginkan. MENU shortcut Facebook, Twitter, Yahoo, dan google search yang hanya menggunakan web browser bawaan yang langsung dituju ke alamat web tersebut BUKAN applikasi JAVA. sejauh yang saya ketahui theme handphone ini tidak dapat diganti, mungkin karena MENU yang mirip dengan menu IPhone.

Aksesoris yang terdapat pada paket penjualan (pada saat saya membeli) berupa handphone, charger (bukan charger travel yang sering kali kabel USB dipasang pada charger), kabel data USB, baterai, headset, buku pedoman dan kartu garansi.

harga yang saya ketahui berkisar: RP.975.000 - RP.1.200.000

Mohon maaf apabila ada kesalahan pengetahuan terhadap artikel ini.

Apabila ada yang membaca artikel ini, dimohon memberikan komentar yang positif guna membuat blog saya lebih baik.
Read More... :D

Kepada pembaca setia blog saya, saya ingin memberikan sedikit informasi yang saya dapat, dimana informasi ini mungkin berguna bagi Anda yang biasa bekerja di bagian printing dimana printer ini dapat menyebabkan kanker. seperti biasa, saya langsung ke pokok bahasan.

Menurut studi para peneliti dari Queensland University of Technology Australia yang saya tahu, beberapa printer laser mengeluarkan polusi partikel polutan yang dapat bersarang pada paru-paru Anda (manusia) serta mengancam kesehatan.

Lidia Morawska, pemimpin penelitian tersebut mengatakan bahwa menghirup partikel ini dapat menyebabkan iritasi pada sistem pernafasan. Bahkan terdapat juga resiko terkena penyakit jantung dan kanker. Sementara, partikel polutan yang lebih besar juga berbahaya karena walaupun tidak sampai masuk ke paru-paru bagian dalam, racun yang dibawanya lebih banyak.

Bahkan beberapa merek printer populer dianggap mengeluarkan terlalu banyak toner (bubuk untuk mencetak-red) ke udara sehingga jumlah partikel polutan bisa meningkat sampai lima kali lipat pada jam kerja di kantor. Penggunaan toner baru dan proyek mencetak yang berat juga akan makin meningkatkan kuantitas partikel polutan ini.

Dalam studi tersebut, dari sebanyak 62 printer yang diuji, 17 di antaranya dinyatakan sebagai 'penghasil partikel tingkat tinggi'. Bahkan, salah satu dari printer mengeluarkan partikel polutan yang sangat banyak sama seperti asap tembakau. Disebutkan bahwa printer laser yang diujicoba meliputi produksi Canon, Toshiba, Hewlett-Packard dan Ricoh.

Pemimpin penelitian, Lidia Morawska mengatakan bahwa menghirup partikel ini dapat menyebabkan iritasi sistem pernafasan. Bahkan terdapat juga resiko terkena penyakit jantung dan kanker.

Tentu saja tidak semua printer laser beresiko terhadap kesehatan. Sebanyak 37 persen dari seluruh printer yang diteliti sama sekali tidak mengeluarkan partikel yang membuat polusi berbahaya.

Berikut daftar lengkap printer laser yang diujicoba berikut level partikel polutan yang dihasilkannya :

Penghasil Polutan LEVEL TINGGI

HP Color LaserJet 4650dn
HP Color LaserJet 5550dtn
HP Color LaserJet 8550N
HP LaserJet 1320N
HP LaserJet 1320n
HP LaserJet 2420dn
HP LaserJet 4250n (cartridge lama)
HP LaserJet 4250n (cartridge baru)
HP LaserJet 5(a) (studi lebih lanjut diperlukan)
HP LaserJet 8150N
Toshiba Studio 450

Penghasil Polutan LEVEL MENENGAH

HP LaserJet 1020
HP LaserJet 4200dtn

Penghasil Polutan LEVEL RENDAH

Canon IRC6800
HP LaserJet 5M
HP LaserJet 9000dn
Ricoh CL3000DN

Printer Laser NON POLUTAN

HP Color LaserJet 4550DN
HP Color LaserJet 8500DN
HP LaserJet 2200DN
HP LaserJet 2300dtn
HP LaserJet 4 plus
HP LaserJet 4000N
HP LaserJet 4000TN
HP LaserJet 4050N
HP LaserJet 4050TN
HP LaserJet 4si
HP LaserJet 5(b) (perlu studi lebih lanjut)
HP LaserJet 5000n
HP LaserJet 5100tn
HP LaserJet 5N
HP LaserJet 5si
HP LaserJet 5si/NX
HP LaserJet 8000DN
HP LaserJet 8150DN

Ricoh Aficio 2022
Ricoh Aficio 3045
Ricoh Aficio 3245C
Ricoh Aficio CC3000DN

Toshiba Studio 350

Demikian daftar printer laser yang dikeluarkan International Laboratory for Air Quality and Health, Queensland, yang diduga membahayakan.

Mohon maaf apabila terdapat kesalahan pada informasi yang saya punya... Dan saya sama sekali tidak bermaksud untuk menjelekkan merk-merk yang ada, tetapi saya hanya berusaha membagi pengetahuan ini kepada pembaca

Seperti biasa, mohon komentar untuk artikel saya.

Blog For Fun And Knowledge... :D...
Read More... :D

Ini adalah komparasi kedua tentang hardware yang saya buat. Setelah saya membuat komparasi prosesor INTEL, maka kali ini saya akan membuat komparasi prosesor AMD. semoga artikel saya bermanfaat untuk AMD user. Pada artikel prosesor INTEL (Yakni artikel yang sebelumnya) saya telah memberikan pengertiannya, jadi saya akan langsung menuju pokok pembahasan.

Micro-archi-tecture Family Code Name Model Group Speed (MHz) Socket Process (nm) Cores FSB/HT (MHz) Cache (KiB)
L1 L2 L3
Am386 Am386 Sx/SxL/SxLV[1]
25-40 100 PQFP
1



Am486 Am486

25-120 168 pin PGA, 208 SQFP

8

Enhanced Am486

66-120 168 pin PGA, 208 SQFP

8, 8/16

Am5x86 Am5x86 X5-133
133 Socket 3, Socket 2, Socket 1 350 33 16

K5 AMD K5 SSA/5, 5k86
75–133 Socket 5, Socket 7 500, 350 50, 60, 66 8+16 0
K6 AMD K6 Model 6, Littlefoot
166-300 Socket 7 350, 250 50, 60, 66 32+32 0
AMD K6-2 Chomper, Chomper Extended , mobile
166-550 Super Socket 7 250, 180 66, 95, 97, 100 32+32 0, 128
K6-3 Sharptooth
400-550 Super Socket 7 250, 180 66, 95, 96.2, 100 32+32 256 512, 1024
K7 Athlon Argon
500-700 Slot A 250 100 64+64 512
Pluto/Orion
550-1000 180
Thunderbird
1000-1400 Slot A,
Socket A
256
Athlon XP/MP Palomino
1333-1733 Socket A 180 133
Thoroughbred
1400-2250 130 133, 166, 200
Thorton
1667-2200
Barton
1833-2333 512
Duron Spitfire
600-950 180 100 64
Morgan
900-1300 64
Applebred
1400, 1600, 1800 130 133 64
Athlon 4 Corvette
850-1400 180 100 256
Athlon XP-M Thoroughbred
1400-2133 130 100, 133
Barton
1667-2200 133 512
Mobile Duron Spitfire
600, 700 180 100 64
Camaro
800-1300 64
Sempron Thoroughbred-B
1500-2000 130 166 256
Thorton
1500-2000 512
Barton
2000-2200 166, 200
K8 Opteron Sledgehammer 100 1400-2400 Socket 940 800 1024
200
800
Venus 100 1600-3000 Socket 939 90
Troy 200 Socket 940
Athens 800
Denmark 100 1600-3200 Socket 939 2 1000
Italy 200 1600-3200 Socket 940
Egypt 800 1600-3200
Santa Ana 1200 1800-3200 Socket AM2
Santa Rosa 2200 1800-3200 Socket F
8200 2000-3000
Athlon 64 FX Sledgehammer
2200, 2400 Socket 940 130 1 800
Clawhammer
2400, 2400 Socket 939 1000
San Diego
2600, 2800 90
Toledo
2600 2
Windsor
2000-3200 Socket AM2

2600, 2800, 3000 Socket F
Athlon 64 Clawhammer
2000-2600 Socket 754 130 1 800 1024

Socket 939 1000
Newcastle
1800-2400 Socket 754 800 512

Socket 939 1000
Winchester
1800-2200 Socket 939 90
Venice
1800-2400 Socket 754 800

Socket 939 1000
San Diego
2200-2600 Socket 939 1024
Orleans
1800-2600 Socket AM2 512
Lima
2000-2800 65
Athlon 64 X2 Manchester 3600+ 2000 Socket 939 90 2 256 PC, FS
3800+, 4200+, 4600+ 2000, 2200, 2400 512 PC, FS
Toledo 3800+, 4200+, 4600+ 2000, 2200, 2400
4400+, 4800+ 2200, 2400 1024 PC, FS
Windsor 3600+ 2000 Socket AM2 256 PC, FS
3800+, 4200+, 4600+, 5000+, 5400+ 2000, 2200, 2400, 2600, 2800 512 PC, FS
4000+, 4400+, 4800+, 5200+, 5600+, 6000+, 6400+ 2000, 2200, 2400, 2600, 2800, 3000, 3200 1024 PC, FS
Brisbane
1900-3200 65 512 PC, FS
Sempron Paris
1400-2300 Socket 754 130 1 800 64+64 128

1400-2300 1 64+64 256
Georgetown
1400-2300 90 1 64+64 128

1400-2300 1 64+64 256
Palermo
1400-2300 1 64+64 128

1400-2300 Socket 939 1 64+64 256
Manila
1400-2300 Socket AM2 1 64+64 128

1400-2300 1 64+64 256
Sparta
1400-2300 65 1 64+64

1400-2300 1 64+64 512
Mobile Athlon 64 Clawhammer,
Odessa, Oakville, Newark

1600-2600 Socket 754 130, 90 1 800
512, 1024
Mobile Sempron Dublin, Georgetown, Sonora, Albany,
Roma, Keene

1600-2000 Socket 754,
Socket S1
130, 90 1 800
128, 256
Turion 64 Lancaster,
Richmond

1600-2400 Socket 754 90 1 800 64+64 512, 1024
Turion 64 X2 Taylor, Trinidad,
Tyler

1600-2300 Socket S1 90, 65 2 800 64+64 256, 512
K10 Opteron Barcelona
1700-2500 Socket F 65 4 1000 64+64 256, 512 2048
Opteron Budapest
1700-2500 Socket AM2 65 4 1000 64+64 256, 512 2048
Phenom Agena
1800-2600 Socket AM2+ 65 4 1600, 1800, 2000 64+64 512 2048
K10.5 Phenom II Deneb
2500-3400 Socket AM2+ and Socket AM3 45 4 1800, 2000 64+64 512 6144
Micro-archi-tecture Family Code Name Model Group Speed (MHz) Socket Process (nm) Cores FSB/HT (MHz) L1 L2 L3
Cache (KiB)

Bagi pembaca, mohon komentarnya untuk masukan saya. Terima kasih sebelumnya

** Mohon maaf ya kalau ada kesalahan pengetahuan tehadap blog ini. namanya juga manusia...

NB: Bahasa yang saya gunakan merupakan bahasa baku, karena blog ini saya daftarkan untuk keperluan perkuliahan saya.

Blog For Fun And Knowledge... :D
Read More... :D

Hanya sekedar sharing tentang komparasi prosesor intel, baik dari segi Speed, socket, fab, TDP, core, FSB, L2 dan L3 cache. Semoga berguna bagi Anda yang ingin merakit komputer agar kinerja komputer lebih optimal.

*Speed: dapat dibilang clock rate. yaitu putaran per detik untuk sebuah prosesor. Speed ini dapat juga berfungsi untuk overclocking. Jadi dapat dikatakan bahwa speed ini merupakan salah satu penentu kecepatan prosesor.

*Socket: Bentuk prosesor untuk ditaruh pada sebuah motherboard. Jadi di setiap tipe socket, maka tempat untuk menaruh di motherboard juga berbeda. Contoh: socket LGA tidak terdapat kaki-kaki pada prosesor, sedangkan socket 478 terdapat kaki-kaki pada prosesor. Begitu pula di socket-socket lainnya. :D. Socket ini juga penentu tipe motherboard. Agar Anda tidak salah pada saat pemilihan spesifikasi komputer, Mohon dicek terlebih dahulu prosesor apa yang Anda ingin beli dan cocokan socket tersebut pada motherboardnya. apakan socketnya mendukung atau tidak. :D

*Fab: merupakan besarnya transistor pada prosesor dalam ukuran nanometer (nm). di dalam prosesor terdapat jutaan transistor super kecil yang menghasilkan daya kerja komputer lebih cepat.

*TDP: (Sebagian mengatakan Thermal Design Power. Sebagian pula mengatakan Thermal Design point). TDP berfungsi untuk melepas panas prosesor. Misalkan TDP 20 Watt, maka panas yang akan dilepaskan sebesar 20 Watt juga. Semakin besar TDP, maka semakin besar juga daya watt yang digunakan. contoh singkat pada prosesor atom yang biasa digunakan untuk netbook. prosesor tersebut tidak terlalu besar watt TDPnya, ini dimaksudkan agar penggunaan baterai bertahan lebih lama dari notebook pada umumnya yang menggunakan prosesor pentium biasa yang watt TDPnya cukup besar.

*Core: ini inti mikroprosesornya. Semakin banyak inti prosesor, maka akan semakin baik pula, tetapi untuk hasil yang optimal, maka diperlukan pula spesifikasi yang tepat.

*FSB: sebuah bis yang mempunyai fungsi untuk membawa data dari prosesor ke northbridge (memori kontrol). FSB ini juga mempengaruhi kecepatan prosesor (CPU). Semakin besar, maka semakin banyak data yang dibawa dalam sekali jalan. (semoga penjelasan yang saya berikan tidak salah).

*L2 dan L3 Cache: Cache memori berfungsi untuk tempat penyimpanan sementara data yang sering diakses. jadi kalo cache memorinya besar, maka data yang sering diakses tersimpan lebih banyak. Secara otomatis akses komputer akan lebih cepat. cache memori ini juga aksesnya sangat cepat. Sebagai contoh dikehidupan sehari-hari, mungkin cache memori ini dapat diibaratkan dompet. kalau dompet kita memiliki ruang kosong yang banyak, berarti uang yang bisa disimpen didompet juga banyak. jadi tidak perlu bolak - balik ke rumah untuk mengambil uang. (lebih hemat waktu). Semoga penjelasan yang saya berikan bisa dimengerti.

Processor Series Nomenclature Code Name Speed (MHz) Socket Fab (nm) TDP (Watt)
Intel Atom 2xx, 3xx, N2xx, Z5xx Diamondville, Pineview, Silverthorne 800 – 2000 Socket PBGA437, Socket PBGA441 45 0.65 - 8
Intel Celeron 3xx, 4xx, 5xx Banias,Cedar Mill, Conroe, Coppermine, Covington, Dothan, Mendocino, Northwood, Prescott, Tualatin, Willamette, Yonah 266 – 3600 Slot 1,Socket 370, Socket 478, Socket 479, Socket 495, Socket M, LGA 775 45, 65, 90, 130, 180, 250 5.5 – 86
Intel Xeon n3xxx, n5xxx, n7xxx Allendale,Cascades, Clovertown, Conroe, Cranford, Dempsey, Drake, Dunnington, Foster, Gainestown, Gallatin, Harpertown, Irwindale, Kentsfield, Nocona, Paxville, Potomac, Prestonia, Sossaman, Tanner, Tigerton, Tulsa, Wolfdale, Woodcrest 400 – 3800 Slot 2, Socket 603, Socket 604, Socket M, LGA 771, LGA 775, LGA 1366 45, 65, 90, 130, 180, 250 16 – 165
Pentium 4 5xx, 6xx Cedar Mill, Northwood, Prescott, Willamette 1300 – 3800 Socket 423, Socket 478, LGA 775 65, 90, 130, 180 21 – 115
Pentium 4 Extreme Edition 5xx, 6xx Gallatin,Prescott 2M 3200 – 3733 Socket 478, LGA 775 90, 130 92 – 115
Pentium D/EE 8xx, 9xx Smithfield,Presler 2666 – 3733 LGA 775 65, 90 95 – 130
Pentium M 7xx Banias,Dothan 800 – 2266 Socket 479 90, 130 5.5 – 27
Intel Core Txxxx, Lxxxx, Uxxxx Yonah 1066 – 2333 Socket M 65 <14 - 49
Intel Pentium Dual-Core E2xxx, E3xxx, E4xxx, E5xxx, E6xxx, T2xxx, T3xxx, T4xxx, SU2xxx Allendale,Penryn, Wolfdale, Yonah 1333 – 2933 Socket M,Socket P, LGA 775 32, 45, 65 10 - 65
Intel Core 2 Uxxxx, Lxxxx, Exxxx, Txxxx, P7xxx, Xxxxx, Qxxxx, QXxxxx Allendale,Conroe, Merom, Penryn, Kentsfield, Wolfdale, Yorkfield 1066 - 3333 Socket M, Socket P, LGA 771, LGA 775 45, 65 5.5 – 150
Intel Core i3 i3-xxx Arrandale,Clarkdale 2400 - 3066 LGA 1156 32 35 - 73
Intel Core i5 i5-7xx Arrandale,Clarkdale, Clarksfield, Lynnfield 1066 – 3466 LGA 1156, LGA 1366 32, 45 17 - 95
Intel Core i7 i7-7xx, i7-8xx, i7-9xx Bloomfield, Clarksfield, Clarksfield XM, Lynnfield 1600 – 3333 LGA 1366 45 45 - 130
Intel Core i9 i9-1xxx Gulftown 1600 - 2333 LGA 1366 32 130





Processor TDP (Watt) Core FSB ( MT/s) L2 Cache (KiB) L3 Cache (KiB)
Intel Atom 0.65 - 8 Single,Dual 400, 533, 667 512 - 1024
Intel Celeron 5.5 – 86 Single,Dual 66, 100, 133, 400, 533, 800 0 - 1024
Intel Xeon 16 – 165 Single,Dual, Quad, Six 100, 133, 400, 533, 667, 800, 1066, 1333, 1600, 4800, 5860, 6400 256 - 16384 4096 - 16384
Pentium 4 21 – 115 Single 400, 533, 800, 1066 256 - 2048 -
Pentium 4 Extreme Edition 92 – 115 Single 800, 1066 512, 1024 0 - 2048
Pentium D/EE 95 – 130 Dual 533, 800, 1066 2×1024, 2×2048 -
Pentium M 5.5 – 27 Single 400, 533 1024, 2048 -
Intel Core <14 - 49 Single,Dual 533, 667 2048 -
Intel Pentium Dual-Core 10 - 65 Single,Dual 533, 667, 800, 1066 1024, 2048 -
Intel Core 2 5.5 – 150 Single,Dual, Quad 533, 667, 800, 1066, 1333, 1600 1024, 12288 -
Intel Core i3 35 - 73 Dual 1600 - 3072 - 4096
Intel Core i5 17 - 95 Dual,Quad 3200 256 4096 - 8192
Intel Core i7 45 - 130 Quad 4800, 6400 4×256 6144 - 8192
Intel Core i9 130 Six 12800 6x256 12288





Hanya sedikit informasi ini yang dapat saya berikan untuk Anda. Apabila Anda ingin merevisi isi dari artikel ini, dapat dilakukan dengan memberikan komentar. Apabila ada kesempatan, mungkin akan saya revisi lagi.

** Mohon maaf kalo ada kesalahan pengetahuan tentang artikel ini. Karena saya hanya manusia biasa. Kita saling berbagi pengetahuan saja. :D.

NB: Bahasa dalam artikel ini telah saya revisi, karena blog ini sudah saya gunakan untuk keperluan kampus. Sebelumnya, artikel ini menggunakan bahasa keseharian yang lebih mudah dicerna.

Blog For Fun And Knowledge... :D
Read More... :D

Translator

My Twitter

My Kaskus ID

Ktp Kaskus Gw

Favourite Quote

Only GOD knows what will happen now and somehow.
-Bondan Prakoso & Fade2Black-
______________________________ Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift.
That's why it is called the "present".
-Oogway "Kung Fu Panda"-
______________________________ Doubt is the beginning of knowledge.
-Rene Descartes-
______________________________ If you use your head, you can uncover the logical answer.
-Kudo Shinichi-
______________________________ Earth is our grandest stage.
So, do the best until we die and the end of the show.
-Rocket Rockers-

About Your Connection

My Visitor Counter

Live Traffic Feed